Berpuasa dengan berbuka
Diawali dengan mengemukakan beberapa firman Allah dari al-Qur'an untuk manusia:
2:21. Wahai manusia, sembahlah Pemelihara kamu yang mencipta kamu, dan orang-orang yang sebelum kamu, supaya kamu bertakwa.
2:22. Yang membuatkan bagi kamu bumi sebagai sofa, dan langit, bangunan, dan menurunkan dari langit, air; dengannya Dia mengeluarkan buah-buahan untuk rezeki kamu. Maka janganlah mengadakan rekan-rekan bagi Allah dengan mengetahuinya.
2:23. Dan jika kamu dalam keraguan mengenai apa yang Kami menurunkan kepada hamba Kami, maka datangkanlah sebuah surah yang serupa dengan ia, dan panggillah saksi-saksi kamu, selain daripada Allah, jika kamu orang-orang yang benar.
2:24. Dan jika kamu tidak buat, dan kamu tidak akan buat, maka takutilah Api, yang bahan bakarnya manusia-manusia dan batu-batu, disediakan bagi orang-orang yang tidak percaya.
2:75. Adakah kamu sangat menginginkan bahwa mereka akan mempercayai kamu, memandangkan ada segolongan dari mereka yang mendengarkan perkataan (kalam) Allah, kemudian mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahuinya.
2:79. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang menulis al-Kitab dengan tangan-tangan mereka, kemudian mereka berkata, "Ini dari Allah," supaya mereka menjualnya untuk harga yang sedikit; kecelakaanlah bagi mereka karena apa yang tangan-tangan mereka menulis, dan kecelakaanlah bagi mereka karena usaha-usaha mereka.
2:80. Dan mereka berkata, "Api tidak akan menyentuh kami kecuali beberapa hari yang terhitung." Katakanlah, "Sudahkah kamu mengambil satu perjanjian sehingga Allah tidak akan memungkiri perjanjian-Nya, atau kamumengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu tahu?
2:81. Ia, sesiapa yang mengusahakan kejahatan, dan diliputi pelanggarannya, mereka itulah orang-orang Api; di dalamnya mereka tinggal selama-lamanya.
2:99. Dan Kami menurunkan kepada kamu ayat-ayat, bukti-bukti yang jelas, dan tiada yang tidak percaya kepadanya melainkan orang-orang yang fasiq (tidak mempedulikan perintah Tuhan).
2:242. Begitulah Allah memperjelaskan ayat-ayat-Nya bagi kamu supaya kamu faham.
2:256. Tidak ada paksaan dalam agama. Yang benar telah jelas dari yang salah. Maka sesiapa yang tidak percaya kepada Thagut, dan mempercayai Allah, dia berpegang pada pemegang yang paling kokoh, yang tidak akan putus; Allah Mendengar, Mengetahui.
3:108. Ini adalah ayat-ayat Allah Kami membacakan kamu dengan benar, dan Allah tidak menghendaki sebarang kezaliman bagi semua alam.
Menurut al-Qur'an mengenai puasa disampaikan oleh Nabi Muhammad:
2:183. Wahai orang-orang yang percaya, dituliskan bagi kamu berpuasa sebagaimana dituliskan bagi orang-orang yang sebelum kamu, supaya kamu bertakwa.
2:184. Pada hari-hari yang terhitung; dan jika sesiapa antara kamu sakit, atau jika dia dalam perjalanan, maka sebilangan dari hari-hari yang lain; dan bagi orang-orang yang tidak boleh (tidak bisa), ditebus dengan memberi makan seorang miskin, tetapi lebih baik baginya, yang membuat kebaikan dengan sukarela, bahwa kamu berpuasa adalah lebih baik bagi kamu, jika kamu mengetahui.
2:185. Bulan Ramadan yang padanya al-Qur'an diturunkan untuk menjadi satu petunjuk bagi manusia, dan sebagai bukti-bukti yang jelas dari Petunjuk itu, dan Pembeza. Maka hendaklah orang-orang antara kamu yang menyaksikan (hadir) pada bulan itu, berpuasa; dan sesiapa yang sakit, atau dalam perjalanan, maka sebilangan dari hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagi kamu, dan tidak menghendaki kesukaran bagi kamu; dan agar kamu mencukupkan bilangan, dan mengagungkan Allah, bahwa Dia telah memberi petunjuk kepada kamu supaya kamu berterima kasih.
2:186. Dan apabila hamba-hamba-Ku menanyakan kamu mengenai Aku, Aku lebih dekat untuk menyahut seruan orang yang menyeru apabila dia berseru kepada-Ku; maka hendaklah mereka menyahuti Aku, dan hendaklah mereka mempercayai Aku supaya mereka menjadi benar.
2:187. Dihalalkan bagi kamu, pada malam puasa, bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagi kamu, dan kamu, pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu mengkhianati diri-diri kamu sendiri, dan menerima taubat kamu, dan memaafkan kamu. Maka sekarang campurilah mereka, dan carilah apa yang Allah menuliskan (menetapkan) untuk kamu. Dan makan dan minumlah, sehingga benang putih menjadi jelas bagi kamu dari benang hitam, pada fajar, kemudian sempurnakanlah puasa sampai malam, dan janganlah mencampuri mereka sedang kamu bertekun (iktikaf) di masjid. Itulah had-had (hudud) Allah; janganlah keluar darinya. Begitulah Allah memperjelaskan ayat-ayat-Nya kepada manusia supaya mereka bertakwa.
Berbuka waktu berpuasa
Menurut al-Qur'an pada surah 2 ayat 187, difahami bahwa:
Dan makan dan minumlah, sehingga benang putih menjadi jelas bagi kamu dari benang hitam, pada fajar:
Dibolehkan makan dan minum pada malam hari sehingga batasnya pada fajar dan tanda fajar menurut al-Qur'an, yaitu apabila benang yang putih menjadi jelas nampak dari benang yang hitam adalah fajar (awal berpuasa pada fajar), kemudian sempurnakanlah puasa sampai malam, dan tanda malam menurut al-Qur'an tentu apabila benang yang putih tidak jelas nampak dari benang yang hitam adalah malam (berbuka puasa pada malam), itulah merupakan ketentuan kunci pada berpuasa dan berbuka yang terletak pada jelas atau tidak jelasnya nampak benang yang putih dari benang yang hitam, adalah merupakan ketentuan supaya tidak ada keragu-raguan atau pertukaran mengenai jadwal berpuasa dan berbuka sepanjang zaman bagi orang-orang yang percaya dengan yang ditetapkan al-Qur'an.
Allah yang mewajibkan berpuasa sekaligus menentukan jadwal berpuasa dan berbuka, maka Allah yang menentukan tidaknya atau berpahalanya berpuasa.
Salamun 'alaikum.
Diedit dari www.e-bacaan.com
oleh
man_andall@yahoo.com
Pekanbaru
Halaman Utama Terkini Perpustakaan Bacaan E-Mail Hiasan Kalimat Pilihan
Keratan Akhbar Penemuan Soalan Lazim Sudut Pelajar
Tulis kepada Pengurus Laman