2:21. Wahai manusia, sembahlah Tuhan kamu (Pemelihara kamu) yang mencipta kamu, dan orang-orang yang sebelum kamu, supaya kamu bertakwa.
2:22. Yang membuatkan bagi kamu bumi sebagai sofa, dan langit, bangunan, dan menurunkan dari langit, air; dengannya Dia mengeluarkan buah-buahan untuk rezeki kamu. Maka janganlah mengadakan rekan-rekan bagi Allah dengan mengetahuinya.
2:23. Dan jika kamu dalam keraguan mengenai apa yang Kami menurunkan kepada hamba Kami, maka datangkanlah sebuah surah yang serupa dengan ia, dan panggillah saksi-saksi kamu, selain daripada Allah, jika kamu orang-orang yang benar.
2:24. Dan jika kamu tidak buat, dan kamu tidak akan buat, maka takutilah Api, yang bahan bakarnya manusia-manusia dan batu-batu, disediakan bagi orang-orang yang tidak percaya.
Untuk
sholat (wuduk)
menurut ayat al-Qur’an Surah al-Maidah ayat 6:
Wahai orang-orang yang Percaya (beriman), apabila kamu berdiri untuk sholat: basuhlah muka kamu dan tangan kamu hingga siku, dan sapulah kepala kamu dan kaki kamu hingga pergelangan kaki, jika kamu dalam junub bersihkanlah diri kamu, tetapi jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau jika salah seorang antara kamu datang dari kakus (wc), atau kamu menyentuh perempuan dan kamu mendapati tiada air, maka bertayamumlah dengan debu tanah yang baik, dan sapulah muka kamu dan tangan kamu dengannya, Allah tidak menghendaki untuk membuat sebarang kesulitan bagi kamu, tetapi Dia menghendaki untuk membersihkan kamu dan supaya Dia menyempurnakan rahmat-Nya ke atas kamu, supaya kamu berterima kasih. Q.5:6
5:10. Dan orang-orang yang engkar (tidak percaya) dan
mendustakan ayat-ayat Kami,
mereka itulah orang-orang Jahim.
42:21. Atau, adakah mereka mempunyai sekutu-sekutu yang mensyariatkan untuk mereka sebagai agama, yang dengannya Allah tidak mengizinkan? Jika tidak karena Kata Ketetapan, tentu ia diputuskan antara mereka. Bagi orang-orang yang zalim, azab yang pedih.
Dimaklumi
bahwa: Al-Qur’an
ialah Wahyu Allah melalui Malaikat, kepada Nabi Muhammad, dan “Nabi
Muhammad yang menyampaikan al-Qur’an “dan disampaikannya bahwa: Untuk
sholat basuhlah muka kamu dan tangan kamu hingga siku, dan sapulah kepala kamu
dan kaki kamu hingga pergelangan kaki, dan Nabi Muhammad tentu mengerjakannya
persis sama, Dan Nabi Muhammad tidak mungkin menambah atau mengurangi ketentuan
yang ditetapkan oleh ayat-ayat al-Qur’an, walau dengan alasan dan cara atau
sebab-sebab apapun.
5:40.
Tidakkah kamu tahu bahwa kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi? Dia mengazab
siapa yang Dia mengkehendaki, dan mengampuni siapa yang Dia mengkehendaki; dan
Allah berkuasa atas segala sesuatu.
5:92. Dan taatlah kepada Allah, dan taatlah kepada rasul, dan berhati-hatilah. Jika kamu berpaling, ketahuilah bahwa atas rasul Kami hanyalah untuk menyampaikan yang jelas.
Menurut
al-Qur’an
disampaikan oleh Nabi Muhammad:
Dan
Kami
menurunkan kepada kamu Kitab dengan yang benar, yang mengesahkan Kitab sebelumnya, dan
mengawalnya. Maka hakimkanlah antara mereka menurut apa yang Allah menurunkan,
dan janganlah mengikuti keinginan mereka untuk mengabaikan yang benar yang
datang kepada kamu. Bagi setiap kamu, Kami
menentukan satu peraturan, dan satu
jalan yang terbuka. Sekiranya Allah menghendaki, tentu Dia membuat kamu satu
umat; tetapi supaya Dia menguji kamu dalam apa yang Dia memberikan kamu. Maka
berlomba-lombalah kamu dalam kebajikan; kepada Allah kamu kembali, kesemuanya;
dan Dia memberitahu kamu apa yang padanya kamu memperselisihkan.Q.5:48
5:117.
Aku hanya mengatakan
kepada mereka apa yang Engkau memerintahkan aku dengannya: Sembahlah Allah, Pemelihara aku dan
Pemelihara kamu. Dan aku seorang saksi ke atas mereka selama aku di kalangan
mereka; tetapi setelah Engkau mematikan aku, Engkau Sendiri adalah penjaga ke
atas mereka; Engkau saksi atas
segala sesuatu.
6:5. Mereka
mendustakan yang benar
apabila ia datang kepada mereka; kelak akan datang kepada mereka berita dari apa
yang mereka memperolok-olokkan.
6:21. Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah, atau dia yang mendustakan ayat-ayat-Nya? Sesungguhnya tidak akan beruntung orang-orang yang zalim.
Ucapan
salam
menurut al-Qur’an Surah al-An’aam ayat 54:
Dan apabila
orang-orang yang mempercayai ayat-ayat Kami datang kepada kamu katakanlah: “Salamun’alaikum” (kesejahteraan ke
atas kamu), Pemelihara kamu menuliskan (menetapkan) untuk diri-Nya Pengasihan,
bahwa sesiapa antara kamu membuat kejahatan dalam kejahilan, dan sesudah itu
bertaubat dan membetulkan, maka sesungguhnya Dia, Pengampun, Pengasih.
Q.6:54
."Salamun alaikum” karena kamu telah bersabar.
Sangat baiknya tempat kediaman muktamad.Q.13:24
Yang
malaikat-malaikat mematikan sedang mereka berkeadaan baik dengan berkata: “Salamun’alaikum” masuklah ke
Taman (Surga) karena apa yang kamu telah buat.Q.16:32
.16:105. Mereka hanya mengada-adakan dusta, yang tidak mempercayai ayat-ayat Allah, dan
mereka itu, merekalah pendusta-pendusta.
Difahamkan
bahwa: “Ayat-ayat
al-Qur’an disampaikan oleh Nabi Muhammad ” dan kita percaya bahwa
Nabi Muhammad tentu berbuat dan melaksanakan dengan benar seperti perintah
Allah, dengan tidak menambah atau mengurangi ataupun merobah ayat, atau bunyi
pada ayat, atau makna pada isi, dari ayat-ayat yang ada pada al-Qur’an, walau
dengan alasan dan cara atau tersebab-sebab apapun, al-Qur’an pedoman
Nabi.
Menurut
Ayat al-Qur’an
Nabi Muhammad yang menyampaikannya:
…Apabila kamu
memasuki rumah berilah salam kepada diri-diri (sesama) kamu dengan “salam hormat dari Allah” yang diberkati
dan baik. Begitulah Allah memperjelaskan kepada kamu ayat-ayat supaya kamu
faham.Q.24:61.
Difahamkanlah:
ayat yang Nabi Muhammad menyampaikannya:
…Kemudian apabila
mereka datang kepada kamu, mereka memberi salam hormat kepada kamu dengan yang
tidak menurut salam hormat dari
Allah kepada kamu, dan mereka berkata di dalam diri-diri mereka: Mengapa Allah tidak mengazab kita karena
apa yang kita mengatakan? “Cukuplah bagi mereka
Jahanam” dimana mereka dipanggang-satu kepulangan yang
buruk.Q.58:8
4:60. Tidakkah kamu merenungkan
orang-orang yang mendakwa bahwa mereka percaya kepada apa yang diturunkan kepada
kamu, dan apa yang diturunkan sebelum kamu, menghendaki untuk berhakimkan kepada
Thagut dalam perselisihan mereka, dan sungguh, mereka diperintah supaya tidak
mempercayainya, tetapi syaitan menghendaki untuk menyesatkan mereka dalam kesesatan yang jauh.
4:116. Allah tidak mengampunkan apa yang dengan-Nya dipersekutukan, dan
Dia mengampunkan yang selain itu kepada siapa yang Dia mengkehendaki, dan
sesiapa menyekutukan Allah dengan sesuatu, dia sesat dalam kesesatan yang jauh.
5:77. Katakanlah, "Wahai ahli Kitab,
janganlah berlebih-lebihan dalam agama kamu, selain daripada yang benar, dan
janganlah mengikuti keinginan kaum yang
telah sesat sebelumnya, dan
menyesatkan ramai, dan sesat lagi daripada jalan yang
betul.
6:116. Jika kamu mentaati kebanyakan
orang di bumi, mereka akan menyesatkan kamu dari jalan Allah;
mereka mengikuti hanya sangkaan,
semata-mata dugaan
10:32. Itulah Allah, Pemelihara kamu Yang Benar; apakah ia,
sesudah yang benar, melainkan kesesatan? Maka bagaimanakah kamu
dipalingkan?
10:36. Dan kebanyakan mereka hanya mengikuti sangkaan, dan sangkaan tidaklah berguna sedikit pun
terhadap yang benar. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang mereka
buat.
10:37. Al-Qur'an ini tidak mungkin
diada-adakan oleh selain daripada Allah, tetapi ia adalah satu pengesahan bagi
apa yang sebelumnya, dan satu penjelasan Kitab, yang di dalamnya tiada keraguan, dari
Pemelihara semua alam.
10:66. Ingatlah, sesungguhnya kepunyaan Allah segala yang ada di langit
dan di bumi; mereka mengikuti, yang menyeru sekutu-sekutu selain daripada
Allah - mereka tidak mengikuti apa-apa, kecuali sangkaan, semata-mata
dugaan
10:82. Allah membenarkan yang benar
dengan kata-kata-Nya, walaupun orang-orang yang berdosa membencinya.
Beriman kepada siapakah, dan
Siapa penyampai yang wajib dipercaya?
Al-Qur’an, disampaikan oleh Nabi Muhammad, maka bagaimana
mungkin yang disampaikan oleh Nabi Muhammad sebagai Rasulullah, sebagai utusan
Allah, atau Nabi Muhammad sebagai penyampai ayat-ayat Allah, hendak
diperbandingkan pula dengan apa yang disampaikankan oleh yang selain dia, atau
yang disampaikan oleh yang bukan Nabi, apalagi jika yang disampaikannya itu
dianggap lebih benar daripada Firman Allah, atau diyakini lebih benar pula
daripada ayat-ayat Allah, atau lebih benar daripada al-Qur’an yang disampaikan
oleh Nabi Muhammad, walaupun yang disampaikannya itu tidak sama seperti yang ada
dengan ayat-ayat al-Qur’an - perintah Allah, mengapakah? Dan kita mesti ikut
serta patuh kepada yang manakah? Ikut dan patuh kepada yang disampaikan oleh
Rasulullah, atau ikut dan patuh kepada yang disampaikan oleh yang bukan Muhammad
Rasulullah,..yang manakah?..Bagaimana ini?
An
yasya Allah
menurut al-Qur’an surat al-Kahfi:
Dan janganlah berkata terhadap sesuatu “Aku akan membuat itu esok” Q.18:23
Tetapi hanya “An yasya Allah” (jika Allah menghendaki), dan ingatlah akan Pemelihara kamu apabila kamu lupa, dan katakanlah: Mudah-mudahan Pemeliharaku memberi petunjuk kepadaku pada sesuatu yang lebih dekat dengan yang lurus daripada yang ini. Q.18:24
18:27. Bacalah apa
yang diwahyukan kepada kamu dari Kitab Pemelihara kamu; tiada yang dapat
menukar kata-kata-Nya. Selain daripada Dia, kamu mendapati tiada
perlindungan.
18:29. Katakanlah,
"Yang benar adalah dari Pemelihara
kamu; maka hendaklah sesiapa yang menghendaki, percaya; dan hendaklah
sesiapa yang menghendaki, tidak percaya." Sesungguhnya Kami menyediakan bagi
orang-orang yang zalim, api, yang gejolaknya meliputi mereka; jika mereka
meminta pertolongan, mereka diberi pertolongan dengan air yang seperti leburan
tembaga merah, yang melecurkan muka-muka mereka - betapa buruknya minuman, dan
betapa buruknya tempat istirahat!
18:54. Sesungguhnya
Kami mengulang-ulangi untuk manusia di dalam al-Qur'an ini tiap-tiap macam
persamaan; manusia adalah sesuatu yang paling banyak membantah.
18:57. Dan siapakah yang lebih zalim daripada
orang yang diperingatkan dengan
ayat-ayat Pemeliharanya, lalu dia berpaling darinya, dan melupakan apa yang
tangan-tangannya mendahulukan? Sesungguhnya Kami meletakkan penudung pada hati
mereka supaya mereka tidak memahaminya, dan di dalam telinga mereka sumbatan;
dan walaupun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, mereka tidak akan mendapat
petunjuk selama-lamanya.
18:106. Itulah
balasan mereka - Jahanam, karena mereka tidak percaya, dan mereka mengambil ayat-ayat-Ku, dan rasul-rasul-Ku sebagai
olok-olokan.
Pekanbaru, 5 September
2004
Man_andall@yahoo.com
Halaman Utama Terkini Perpustakaan Bacaan E-Mail Hiasan Kalimat Pilihan
Keratan Akhbar Penemuan Soalan Lazim Sudut Pelajar
Tulis kepada Pengurus Laman